ATURAN UMUM KOMPETISI SEPAK BOLA (DEKAN CUP)

(Vini, Vidi, Vici)

                                                                                                                          

BAB I

ATURAN UMUM

PASAL 1

Peraturan pertandingan kompetisi sepak bola ini, mengatur seluruh pertandingan kompetisi yang diselenggarakan oleh panitia dari awal sampai akhir.

PASAL 2

Tournament sepak bola dilakukan secara kompetisi sistem kompetisi penuh pada penyisihan pertama dan semifinal menggunakan sistem biasa PSSI.

PASAL 3

Peraturan lainnya dari luar PUPS (Peraturan Umum Pertandingan Sepak Bola) ini mengacu kepada semua peraturan PSSI yang berlaku.

 

BAB II

PEMBAGIAN TEAM DALAM KOMPETISI

PASAL 4

Peserta dalam tornament sepak bola dibagi dalam bagan hasil undian pada waktu technical meeting

PASAL 5

Yang dimaksud dengan tournament ialah rangkaian pertandingan sepak bola secara tertib dan teratur guna mencari pemain-pemain yang berbakat dimana semua pemain bersaing dalam satu tingkatan bertanding satu sama lainnya.

 

BAB III

PESERTA KOMPETISI

PASAL 6

  1. Peserta kompetisi ini adalah team jurusan di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  2. Pemain yang bertanding adalah pemain yang terdaftar di panitia
  3. Peserta kompetisi ini menyerahkan daftar pemain, foto copy KTM, Pas photo 2 x 3 sebanyak 2 buah, dan resi terakhir SPP. Semua persyaratan paling lambat dikumpulkan seminggu sebelum pelaksanaan pertandingan pembuka
  4. Pemain adalah mahasiswa aktif Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dari semester 2 s.d. semester 8
  5. Bagi peserta kompetisi tidak diperkenankan untuk mengambil pemain dari luar jurusan
  6. Bila mana ada perubahan susunan pemain, harus diberitahukan kepada panitia dua hari sebelum pembukaan
  7. Pemain yang sudah terdaftar tidak bisa diganggu gugat.

 

BAB IV

PENETAPAN JUARA HASIL KOMPETISI

PASAL 7

  1. Juara I (satu) yang disebut juara
  2. Juara II (dua) yang disebut juara kedua
  3. Juara III (tiga) yang disebut juara ketiga

 

BAB V

SERAGAM DAN PERLENGKAPAN PESERTA

PASAL 9

  1. Peserta diwajibkan memakai kaos team seragam dan bernomor punggung
  2. Dalam suatu pertandingan kompetisi seorang pemain yang tidak bernomor punggung maka tidak diperkenankan bermain
  3. Dalam suatu pertandingan kostum yang sudah dipakai pemain yang sudah bermain tidak boleh dipakai lagi oleh pemain lain atau cadangan
  4. Peserta diwajibkan memakai sepatu bola, kaos kaki yang panjang beserta skin deker (pelindung kaki) sebagai upaya keselamatan dan kenyamanan dalam bermain. Yang tidak memakai tidak dikenakan bermain

 

BAB VI

WAKTU PERMULAAN DAN LAMANYA PERTANDINGAN

PASAL 10

  1. Waktu permulaan ditentukan oleh panitia yang disesuaikan dengan kondisi
  2. Dalam keadaan luar biasa panitia dapat menentukan aturan lain terkait waktu

PASAL 11

Setiap team yang akan bertanding, 15 menit sebelum pertandingan dimulai harus sudah ada di tempat pertandingan.

PASAL 12

Suatu kesebelasan dalam pertandingan, pada waktu yang telah ditentukan belum siap, dapat meminta waktu paling lama 15 menit sebagai waktu tambahan kepada inspektur pertandingan.

PASAL 13

Ayat 1

Suatu kesebelasan termasuk dalam pasal 12 setelah 15 menit belum siap juga menyiapkan kesebelasannya, maka kesebelasan tersebut dikenakan sanksi harus meninggalkan lapangan oleh panitia sedangkan lawannya diberi kemenangan 3-0.

Ayat 2

Team yang akan bertanding mengadakan kick off seperti biasanya..

PASAL 14

Apabila kesebelasan pada ayat 1 tidak hadir pada waktu yang ditentukan, maka kesebelasan tersebut dikenakan hukuman dengan harus mengganti biaya ganti rugi penyelenggaraan yang telah dikeluarkan.

PASAL 15

Besar biaya ganti rugi penyelenggaraan ditentukan panitia, yaitu sebesar Rp. 50.000,-

PASAL 16

Lamanya pertandingan kompetisi 2 x 30 menit dengan istirahat 10 menit diantara dua babak pada setiap pertandingan pada babak penyisihan dan semi final.

PASAL 17

Lamanya pertandingan kompetisi 2 x 45 menit dengan istirahat 15 menit diantara dua babak pada babak final.

 

BAB VII

ACARA PERTANDINGAN

PASAL 18

  1. Sebelum pertandingan dilaksanakan panitia mengundang team/club untuk diadakan technical meeting.
  2. Setiap team diwajibkan hadir pada acara pembukaan.

PASAL 19

Untuk setiap pertandingan kompetisi, panitia berdasarkan rancangan komisi pertandingan menyusun acara pertandingan kompetisi yang disampaikan kepada team/club dengan menentukan:

  1. Hari, tanggal dan jam pertandingan.
  2. Kesebelasan yang harus bertanding.

PASAL 20

Setiap acara perubahan pertandingan akan diberitahukan oleh panitia kepada team/club yang bersangkutan paling lambat 1 hari sebelum pertandingan dimulai kecuali dalam hal-hal yang luar biasa panitia dapat menentukan.

PASAL 21

Setiap pembatalan acara pertandingan akan diberitahukan oleh panitia PORSEMA kepada team/club yang bersangkutan paling lambat 1 hari sebelum pertandingan dimulai.

PASAL 22

Apabila kedua kesebelasan yang akan dan sedang bertanding karena suatu hal, jumlah pemainnya masing-masing kurang dari 7 ( tujuh ) orang, maka pertandingan tersebut dibatalkan.

 

BAB VIII

PEMBERHENTIAN PERTANDINGAN

PASAL 23

Suatu kesebelasan yang tanpa seizin wasit menghentikan pertandingan dengan cara mengadakan pemogokan, kepadanya dikenakan :

  1. Jika kesebelasan tersebut telah berada dalam keadaan menang, kemenangannya dihapuskan dan dinyatakan kalah 0-2 dari lawannya.
  2. Jika pertandingan tersebut dalam keadaan  seri, maka kesebelasan yang melanggar dinyatakan kalah dengan pengurangan 3 (tiga) gol tambahan.
  3. Jika pertandingan tersebut dalam keadaan  kalah, maka kekalahannya ditambah   3 (tiga) gol tambahan.

PASAL 24

Suatu pertandingan dapat dihentikan sebelum waktunya oleh wasit atau inspektur pertandingan yang bertugas :

  1. Jika terjadi kekacauan di dalam atau di luar lapangan serta mengganggu kelancaran pertandingan.
  2. Jika terjadi kekacauan yang mengakibatkan tewasnya pemain di lapangan.
  3. Jika terjadi hujan yang mengakibatkan lapngan tidak dapat dipakai untuk meneruskan pertandingan.
  4. Jika keadaan cuaca sudah gelap, sehingga mengganggu kelancaran pertandingan.

PASAL 25

Pertandingan yang dihentikan sebelum waktunya termasuk dalam pasal 24 dilanjutkan pada waktu yang akan ditentukan oleh panitia dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Hasil (score) pada waktu pertandingan dihentikan, diperhitungkan.
  2. Jumlah pemain harus sama, nama pemain tidak dapat diubah pada waktu kick off.
  3. Pergantian pemain yang telah ditentukan pada waktu pertandingan dihentikan, diperhitungkan.
  4. Lama pertandingan lanjutan ialah sisa dari pertandingan yang dihentikan.

PASAL 26

Pemain dari kesebelasan yang harus bertanding dalam pertandingan lanjutan, seperti tercantum dalam pasal 25 dapat diganti apabila pemain tersebut dalam keadaan sakit yang harus dikonfirmasikan dengan panitia.

BAB IX

PASAL 27

Jika dalam pertandingan, salah satu kesebelasan yang bertanding mengajukan protes bahwa lamanya pertandingan kurang dari yang seharusnya dan hal ini diakui oleh wasit yang bertugas, maka pertandingan akan diteruskan untuk menambah waktu yang kurang tersebut.

BAB X

KARTU KUNING DAN KARTU MERAH

PASAL 28

  1. Semua pemain pada pertandingan kompetisi yang terkena 2 (dua) kali kartu kuning, maka pemain tersebut tidak diperbolehkan main 1 (satu) kali pertandingan kompetisi selanjutnya.
  2. Semua pemain pada pertandingan kompetisi yang terkena tindakan pengusiran oleh wasit (kartu merah) maka pemain tersebut otomatis tidak diperbolehkan ikut bermain dalam kesebelasan itu selama : 2 (dua) kali pertandingan berikutnya, jika selama pertandingan hari itu berlangsung pemain itu mendapat peringatan dari wasit kemudian dikenakan 2 (dua) kali kartu kuning. 3 (tiga) kali pertandingan berikutnya, jika selama pertandingan hari itu berlangsung pemain yang bersangkutan langsung dikenakan tindakan pengusiran  oleh wasit dari lapangan permainan (kartu merah).
  3. Pemain dari team/club yang mendapat kartu kuning satu kali dari wasit pada pertandingan sebelumnya, kemudian pada pertandingan berikutnya mendapat tindakan pengusiran dari lapangan permainan (kartu merah), maka kartu kuning yang diberikan pada pemain itu dihapus dan dikenakan hukuman seperti yang dimaksud pada sub pasal 28.
  4. Denda untuk kartu kuning Rp.15.000,- dan kartu merah Rp.40.000,-.

 

BAB XI

PEMAIN TIDAK SAH

PASAL 29

Pemain tidak sah adalah :

  1. Yang melanggar ketentuan pasal 6 ayat (1),(2),(3),(4),(5), dan (6).
  2. Yang sedang menjalani penghentian sementara atau pemecatan.

PASAL 30

Suatu team/club yang dalam pertandingan kompetisi memakai pemain yang tidak sah seperti tercantum dalam pasal 29 akan dikenakan sanksi sebagai berikut :

  1. Jika kesebelasan tersebut dalam keadaan menang, maka kemenangannya dihapus dan diganti dengan kekalahan 0-2, sedangkan lawan tandingnya dinyatakan menang 2-0.
  2. Jika pertandingan tersebut dalam keadaan seri, maka kesebelasan yang melanggar dinyatakan kalah dengan defisit 2 (dua) gol.
  3. Jika pertandingan tersebut dalam keadaan kalah, maka kekalahnnya ditambah dengan defisit 2 (dua) gol.

PASAL 31

  1. Pemain-pemain yang tidak terdaftar dalam formulir atau daftar susunan pemain yang diserahkan pada saat pertandingan akan dimulai, tidak diperkenankan main pada pertandingan kompetisi tersebut.
  2. Daftar susunan pemain terdiri dari 11 (sebelas) orang dan 7 (tujuh) pemain cadangan.

PASAL 32

Penentuan sah atau tidak sahnya pemain  ditentukan oleh panitia dengan memperhatikan daftar pemain.

 

BAB XII

PERGANTIAN PEMAIN

PASAL 33

Dalam suatu pertandingan kompetisi diperkenankan pergantian pemain setiap waktu, selama pertandingan itu berlangsung sebanyak 5 (lima) pemain termasuk penjaga gawang.

PASAL 34

Pemain yang telah diganti dengan pemain lain dalam suatu pertandingan, tidak boleh main lagi dalam pertandingan tersebut. Pelanggaran terhadap hal tersebut akan dikenakan sanksi seperti tercantum dalam pasal 30 dan dianggap pemain tidak sah.

Pasal 35

Pemain yang menggantikan pemain lainnya baru dapat memasuki lapangan setelah mendapat izin dari petugas.

Pasal 36

  1. Pergantian pemain dilakukan dengan memperlihatkan ID card dan menggunakan formulir pergantian pemain, dengan mencatat nama dan nomor punggung pemain yang masuk serta nama dan nomor punggung pemain yang keluar, dan diserahkan kepada inspektur pertandingan.
  2. Pergantian pemain setelah bola mati.
  3. Pemain pengganti harus terdaftar dalam susunan daftar pemain cadangan.

 

BAB XIII

DAFTAR PEMAIN

PASAL 37

  1. Setiap team/club diharuskan mendaftarkan pemain maksimal 20 orang.
  2. Pada saat technical meeting daftar pemain harus sudah masuk.
  3. Pemain yang sudah masuk ke panitia tidak boleh diganti dengan pemain lain.
  4. Pemain pengganti sebanyak 7 (tujuh) orang dari 9 (sembilan) orang cadangan.

 

BAB XIV

WASIT DAN HAKIM GARIS

PASAL 38

  1. Selama pertandingan wasit dan hakim garis ditentukan oleh panitia.
  2. Seluruh keputusan wasit mutlak mengikat peserta pertandingan.


BAB V

PROTES

PASAL 40

Demi kelancaran pertandingan, maka tidak diadakan protes. Jika terpaksa, panitia menerima protes secara tertulis paling lambat 15 menit setelah pertandingan selesai dengan membayar biaya sebesar Rp. 50.000,- tunai bersamaan dengan surat protes.

 

BAB XVI

CEDERA

PASAL 41

Apabila dalam pertandingan salah seorang pemain mendapat cedera, panitia hanya membantu pertolongan pertama. Perawatan selanjutnya menjadi tanggung jawab team/clubnya.

 

BAB XVII

PENUTUP

  1. Hal-hal yang belum tercantum dalam peraturan umum pertandingan ini akan diatur atau dikoordinasikan selanjutnya oleh panitia dalm acara technical meeting.
  2. Peraturan pertandingan ini ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
  3. Seluruh peserta pertandingan, ketua club, pelatih, dan official lainnya diwajibkan mentaati segala peraturan tertulis maupun tidak tertulis dan menjunjung tinggi nilai sportifitas atau fair play.
About these ads